NLP untuk Manajemen Diri

NLP

Selamat pagi sahabat PMC.. Apa kabarnya? Semoga selalu dalam lindungan Allah YME.. Hari ini saya akan share tentang salah satu materi yang saya pelajari di sebuah Kulwap alias Kuliah via Whatsapp yang dibina oleh Guru saya bernama mas Teddi Prasetya Yuliawan, salah satu Master Practitioner NLP di Indonesia. Jika ingin menikmati artikelnya dapat berkunjung ke www.teddiprasetya.com .

Materi kali ini ialah tentang pengenalan NLP (Neuro Linguistic Programming). Apa itu NLP ? Mari kita simak kuliahnya.. Semoga bermanfaat.

 

Oleh : Teddi Prasetya Yuliawan


“Assalamu’alaikum…

Meski perkuliahan perdana baru dimulai Jum’at, secara berkala saya ingin coret-coret yang mudah-mudahan bermanfaat..

Saya akan mulai dari awal.. dari apa itu NLP.. bagi yang sudah pernah belajar, semoga bisa jadi penyegaran.. bagi yang baru belajar, semoga jadi pintu masuk yang menyenangkan..

Mudahnya.. NLP adalah ilmu psikologi praktis.. bagaimana pikiran dan perasaan yang terejawantahkan dalam reaksi sistem saraf, bisa dipengaruhi oleh apa yang kita ucapkan..

Latihan sederhananya.. silakan dengarkan beberapa jenis lagu dari genre yang berbeda.. lalu sadari bagaimana tiap lagu–meski hanya potongan–memicu rasa yang berbeda dalam diri..

Berikut ini saya tuliskan satu latihan sederhana.. yang saya adaptasi dari teknik yang diajarkan oleh para NLP developer dari NLP Comprehensive..

 

LATIHAN: Sound Track

Teknik ini bertujuan untuk mengajak Anda berlatih mengubah pengalaman kurang menyenangkan. Amat cocok digunakan untuk permasalahan ringan hingga sedang yang kerap kita alami sehari-hari. “Biar nggak gampang baper,” kata anak zaman sekarang.

  1. Pikirkan sebuah situasi kurang menyenangkan, selayaknya menonton sebuah film. Sambil Anda mengingat kembali pengalaman ini sepenuhnya, tandai apa saja gambar dan suara yang muncul dalam pikiran.
    Contoh: Situasi sedang bosan mengantri di suatu tempat. Pikirkan situasinya secara mendetil, apa dan siapa saja yang terbayang, di ruangan mana Anda berada, mungkin ada kata-kata atau suara lain yang Anda dengar, dan apa yang terasa dalam diri?
  2. Pilih musik pengiring. Sekarang, pilih sebuah musik pengiring yang tidak cocok dengan situasi film yang sedang Anda tonton. Musik yang lucu, jenaka, gembira, misalnya.
    Contoh: Misalnya, yang Anda rasakan adalah kebosanan. Apa kira-kira musik yang saat Anda dengarkan, akan mengubah rasa bosan Anda? Apa musik yang sama sekali berkebalikan dengan suasana bosan? Jazz, dangdut, lagu anak-anak yang jenaka?
  3. Putar ulang film Anda bersama musik pengiring. Saat Anda telah memilih musik pengiring, putar dalam benak Anda secara bertahap, sembari memunculkan film situasi kurang menyenangkan tadi. Tonton dari awal hingga akhir, dengan iringan musik yang telah Anda pilih.Contoh: Pikirkan kembali situasi mengantri yang membosankan tadi. Dan bersamaan dengan itu, putar sound track yang sudah Anda pilih. Tonton film situasi yang tadi membosankan itu bersama musik yang jenaka ini, dari awal hingga akhir. Lakukan beberapa kali, hingga rasa bosan itu menurun, lalu menghilang.
  4. Cek hasil. Sekarang, putar ulang keseluruhan film. Sudahkah perasaan Anda berubah sekarang?
    Contoh: Pikirkan kembali situasi mengantri tadi. Bagaimana perasaan Anda sekarang? Ke mana kah rasa bosan itu pergi?

Selamat mencoba..”

Anda ingin kursus on line cara mendapatkan income sampingan dari internet ? Join Now, DISINI

Related posts

Leave a Comment